Danisdad, digital commuter…

Sebuah bentuk apresiasi pikiran dan konsen terhadap perilaku diri, dan lingkungan…

Arsip untuk kategori ‘Blogroll

Ini aja udah asyik, apalagi mulai mendapatkan untung dari hal ini

tinggalkan komentar »

Berbisnis atau berdagang, tidaklah mudah, harus mencari yang pas buat kita, tetapi mencari yang pas itu tidak dari buku atau pergi ke perpustakaan. Mencoba langsung, mengimplementasikan langsung ide bisnis kita, merupakan cara yang paling pas untuk mengerti dan merasakan bisnis. Intinya adalah segera mulai dan nikmati.

Mencari yang pas, sudah tidak berlaku bagi yang sudah terlatih indera bisnisnya, karena semua yang dipegang pasti laku.

Berbisnis atau dagang ini seperti menyelesaikan tantangan puzzle atau semacamnya, dan anda bisa menyelesaikannya, dan selalu bisa menyelesaikannya, walaupun itu harus diulangi sekian kali, sekian puluh kali atau lebih.

Dalam hal itu aja udah asyik, udah nikmat, apalagi sudah mulai mendapatkan untuk dari bisnis anda.

Ditulis oleh danisdad

Februari 12, 2012 pada 7:24 am

Digital Commuter

tinggalkan komentar »

Kata Ono W Purbo, kita itu imigran “digital”, anak kita pribumi “digital”, tapi kalo saya mah “digital commuter”.

Era kita mutlak di era industri, kita yang menciptakan era digital, kita menikmati era ini, dan mewariskannya pada anak-anak kita.

Era orang tua-orang tua kita adalah era agraris, dan mereka menjadi imigran di era industri. Dan Orang-orang sebelum orang tua kita, yaitu kakek-kakek kita adalah para pendiri era agraris, walaupun mereka mungkin tidak pernah merasa. Dengan bercocok tanamlah deklarasi mereka.

Era orang tua kita yang berpindah dari era agraris menjadi industri, merekalah yang mendeklarasikan membentuk era industri, ketika mereka mulai berpindah ke kota-kota, melakukan otomasi-otomasi pekerjaan dengan mesin, mengganti pekerjaan-pekerjaan bercocok tanam ke pekerjaan lain. Tanah-tanah yang dibuat menjadi ladang/sawah untuk cocok tanam sudah tidak dikelola sendiri, tetapi mulai dikelola secara masal oleh perusahaan-perusahaan, baik sekala besar ataupun kecil.

Anak-anak kita sejak kecil sudah terbiasa dengan adanya laptop, handpone, blackberry, dan yang lain serba digital. anak saya aja sudah terbiasa dengan google earth, dan sudah tahu zoom in, zoom out. Dunia digital atau era digital telah dideklarasikan oleh kita dengan membuat perangkat-perangkat digital untuk melakukan apa saja, bahkan kalau mungkin membuat angin. Kita yang membuat era digital ini, tetapi kita adalah pendatang era ini. Anak-anak kita lah yang menjadi pribumi digital, atau digital native-nya.

Dalam tarik ulur dunia digital dan industri, saya masih pulang balik dari era dua dunia ini, saya tidak berani mengaku sebagai imigran, karena not totally digitalized, karena saya hanya orang yang “nglaju” dari desa industri ke kota digital. Nglaju atau commute merupakan istilah yang lebih tepat bagi kami. Digital commuter, mengambil apa yang berguna di dunia digital, dan mengambil apa yang berguna di dunia industri, dan melakukan transaksi budaya antar keduanya.

Ditulis oleh danisdad

September 21, 2010 pada 9:17 pm

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.