Arsip untuk kategori ‘Hal-hal di masa depan’
Sambungan Prediksi RI01-RI02
Wah ternyata salah tebakan/prediksi gue, pertama SBY tidak dengan HNW, kedua Gerindra tidak ke Golkar tetapi ke PDIP, ketiga Golkar tidak berkoalisi dengan PDIP. Semuanya diluar prediksiku, tetapi memang ada sesuatu yang menarik jika kita melakukan prediksi, kita mencoba membaca kemungkinan dari suatu realitas di masa depan. Pada prinsipnya semakin data kita banyak, dan konsistensi hubungan antar data logis terkait dengan peristiwa yang kita prediksikan kemungkinan besar akan mendekati hasil prediksi kita ke realitas yang terjadi.
Untuk selanjutnya aku mencoba untuk memprediksi bahwa PEMILU kedepan, yaitu pemilu pilpres ini, akan melalui dua kali putaran pemilu.
Memang secara kalkulasi SBY, mempunyai pendukung kurang lebih 50 prosen. Tetapi pendukungnya sendiri secara elit politik Oke mendukung, tetapi kekecewaan dari akar massa dari para pendukung dari partai menengah juga akan terpecah. Nah kemungkinan besar pada putaran kedua adalah persaingan antara kubu SBY dengan kubu JK, hehehe… semakin menarik… akan semakin menarik lagi bila ada yang bisa buat komiknya… Intrik politik, pengembangan isu, persaingan, jika digambarkan akan menjadi komik yang sangat menarik menurutku…
Translator bahasa masa depan…
Melihat perkembangan kemampuan aplikasi-aplikasi berbasis web untuk penterjemahan bahasa satu ke bahasa lain semakin canggih, menjadi membuat aku berkhayal mengenai suatu mesin ataupun alat yang akan semakin menjadi kenyataan di kemudian hari, yang bisa jadi itu dalam waktu dekat.
Sudah banyak translasi atau penterjemahan bahasa yang semakin bagus menurutku seperti http://translate.google.com , jika dibandingkan dengan tool penterjemah desktop lain seperti aplikasi transt??l, translate-nya google ini lebih baik dalam hasil terjemahan yang dihasilkan, tentu saja maksutku terjemahan dalam bahasa indonesia.
Semakin bagus hasil terjemahan, bisa jadi akan muncul adanya sistem konversi tata bahasa dari suatu bahasa ke bahasa yang lain dengan semakin baik, dan semakin baku. Sistem konversi ini disimpan dalam suatu database aturan konversi bahasa. Aturan konversi inilah akhirnya yang melayani setiap request penterjemahan, pertama dengan menganalisa masukannya dalam bahasa apa, kemudian outputnya dalam bahasa apa lagi. Database akan mencari padanan kata dan melakukan penyesuaian tata bahasa secara otomatis. Jadilah terjemahan dalam suatu kalimat yang minimal mendekati sempurna.
Dan disuatu saat setelahnya….
Ketika memungkinkan perubahan input dari penulisan ke pengucapan, alat translator masa depan ini akan menganalisa orang ini berbicara dalam bahasa apa, dan dengan kata apa, dari kata disimpulkan pembicaraan tentang apa, dari pembicaraan disimpulkan konteks pembicaraan. Mesin kemudian mengolah secara otomatis, berdasarkan analisa-analisa rumitnya, kemudian mesin meng-oper hasil terjemahan dalam berbagai bahasa dan dalam bentuk pengucapan semua bahasa, tergantung audience yang menerima…
Disaat itulah akhirnya orang tidak perlu lagi belajar berbagai macam bahasa untuk berkomunikasi dengan orang lain… Ia cukup tahu bahasanya sendiri, dan ia harus cukup tahu bagaimana berucap dalam kesopanan dan etika yang baik.
