Arsip untuk kategori ‘Sistem Informasi Geografis’
Sistem Informasi Geografis untuk Pemula
Setelah sekian lama berkecimpung di dunia SIG, dan sekian waktu membuat blog, artikel ini merupakan postingan pertama saya yang menyentuh dasar-dasar dari kajian sistem informasi geografis. Dan merupakan postingan kedua dari tema Peta dan SIG terapan.
Apa yang saya tulis ini merupakan renungan saya bagaimana seseorang itu mulai belajar Sistem Informasi Geografis atau yang sering disingkat SIG.
Apa itu SIG? Yaitu suatu sistem yang meliputi tahap input data, pengolahan dan manajemen data, dan output data yang berbasis komputer (Aronoff, 1989), dan dalam pengolahannya suatu SIG harus menghasilkan informasi baru. Jadi ada tiga kata kunci mengenai SIG : a. sistemINPUT-OUTPUT, b. pasti menggunakan KOMPUTER, dan c. harus menghasilkan INFORMASI BARU.
Jika tanpa komputer, berarti bukan merupakan SIG, tetapi hanya sekedar analisa peta atau analisa tabel. Jika tanpa menghasilkan informasi baru, juga bukan merupakan SIG, tetapi hanya sekedar sistem informasi peta saja.
Oke itu sekedar sentuhan teoritis, tetapi secara praktis apa sih yang perlu dipelajari pertama kali?
Jawabannya : anda perlu mengetahui tentang bahan/data spasial (spasial = ke-ruang-an). Data seperti ini tidaklah asing dengan anda, anda tiap hari bersentuhan dengan hal tersebut, hanya saja mungkin tidak ngeh. Dalam undangan pernikahan kadang ada yang disisipkan denah jalan untuk menuju lokasi undangan tersebut. Ketika anda berkomunikasi dengan rekan anda? si A: “Kamu sedang dimana?”, si B:”Aku ada di Gedung X”, si A:”O, yang sebelah restoran di jalan Melati ya?”, si B:”Ya belok kanan, terus tengok kiri”. Dialog yang mirip seperti dialog diatas minimal sekali pernah anda bincangkan, tanpa sadar anda telah menggunakan peta yang ada dibenak anda.
Nah, anda sudah familier dengan denah dan gambaran lokasi dibenak otak, sekarang kalau peta itu apa sih? Sederhananya peta itu adalah denah atau gambaran lokasi yang disertai koordinat. Koordinat itu apa? Koordinat adalah penanda lokasi di bumi yang berupa susunan angka-angka, yang menunjukkan garis x, dan garis y, seperti dalam bidang cartesian. Nah kalo bidang kartesian masih belum tau? Coba buka lagi buku kelas 5 atau 6 SD tentang membuat grafik/diagram x dan y dalam buku matematika tentu saja.
Nah penanda lokasi dibumi yang tersusun dalam notasi x,y ini. nah notasi x ini yang sering disebut garis bujur, suatu garis semu/virtual yang sejajar dengan garis khatulistiwa/equator, sedang notasi y adalah garis semu yang melintang tegak lurus terhadap garis khatulistiwa dan menghubungkan dua titik di kutub utara dan kutub selatan, atau yang sering juga disebut garis lintang.
Sudah ada gambaran? Oke itu dulu tulisan selanjutnya direncanakan akan menjelaskan tentang peta secara lebih detil, sebelum masuk ke dasar-dasar SIG.
